Liputan6.com, Jakarta – BMW Group mencatat pencapaian besar dalam perjalanan elektrifikasinya. Produsen mobil asal Jerman itu mengumumkan telah menjual tiga juta unit kendaraan elektrifikasi di seluruh dunia, terdiri dari mobil listrik murni (EV) dan plug-in hybrid (PHEV). Unit ke-3 juta tersebut adalah BMW 3 Series plug-in hybrid yang diproduksi di pabrik Munich.

Berdasarkan laporan IndianAutosBlog, Senin (1/9/2025), pada paruh pertama 2025, penjualan mobil listrik dan hybrid BMW meningkat tajam. Kawasan Eropa menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi lebih dari 60 persen dari total penjualan global. Pangsa mobil listrik murni di kawasan ini kini bahkan sudah melampaui 40 persen dari seluruh penjualan BMW.

Tren positif juga tercatat pada model plug-in hybrid. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, penjualannya tumbuh signifikan. Hal ini menunjukkan permintaan konsumen terhadap kendaraan dengan kombinasi mesin bensin dan motor listrik masih tinggi, terutama di wilayah dengan infrastruktur pengisian daya yang belum sepenuhnya tersedia.

Pada Juli lalu, BMW juga merayakan penjualan mobil listrik murni ke-1,5 juta. Model yang menjadi penanda adalah MINI Countryman EV yang dikirim ke Portugal. Jika seluruh unit EV BMW yang telah terjual disusun berjejer, panjangnya diperkirakan mencapai 6.500 kilometer, setara dengan jarak Munich hingga New York.

Pilihan Model Semakin Beragam
BMW saat ini memiliki lebih dari 15 model mobil listrik murni dan lebih dari 10 model plug-in hybrid di jajaran produknya. Variasi model tersebut mencakup segmen sedan, SUV, hingga kendaraan sporty.

Salah satu model terbaru yang menjadi andalan adalah BMW iX. Mobil ini menawarkan jarak tempuh lebih dari 700 kilometer berdasarkan standar WLTP, menjadi salah satu kendaraan listrik jarak jauh di kelasnya.

Dengan hadirnya model ini, BMW semakin memperkuat komitmennya untuk menghadirkan kendaraan elektrifikasi dengan daya jelajah yang lebih luas.

Kehadiran berbagai model dengan teknologi terbaru membuat BMW mampu menjangkau pasar yang lebih beragam. Mulai dari konsumen yang mengutamakan efisiensi hingga mereka yang membutuhkan kendaraan premium dengan performa tinggi.

Langkah Strategis ke Depan
Pencapaian tiga juta unit ini menegaskan arah strategi jangka panjang BMW yang berfokus pada elektrifikasi, digitalisasi, dan keberlanjutan. Sejak meluncurkan BMW i3 lebih dari satu dekade lalu, perusahaan terus mengembangkan portofolio kendaraan elektrifikasinya dengan menambah model baru setiap tahun.

Dengan pengalaman lebih dari 50 tahun dalam penelitian dan pengembangan teknologi e-mobility, BMW menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri otomotif global.

Perusahaan menyampaikan bahwa ekspansi model elektrifikasi akan terus berlanjut seiring meningkatnya permintaan konsumen serta kebijakan global yang menuntut pengurangan emisi kendaraan bermotor.

Ke depan, BMW diproyeksikan semakin memperkuat portofolio mobil listriknya di berbagai segmen, sekaligus menargetkan pertumbuhan penjualan yang lebih besar di pasar internasional.